Mitra Kerja Wanita dan Anak (PPA): Tugas Operasional Polwan di Unit Krimum Polri

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Krimum) adalah garda terdepan Polri dalam menangani kasus sensitif. Di sinilah Polwan memegang peran operasional yang tak tergantikan sebagai Mitra Kerja bagi korban. Kehadiran Polwan memastikan korban perempuan dan anak merasa lebih aman dan nyaman saat menjalani proses pelaporan dan pemeriksaan, yang sering kali traumatis.

Tugas Polwan di PPA bukan hanya penerimaan laporan, melainkan juga penyelidikan yang berperspektif gender. Mereka adalah Mitra Kerja yang mengumpulkan bukti, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga meminta Visum et Repertum. Pendekatan empatik yang mereka bawa sangat krusial untuk mencegah reviktimisasi korban selama proses hukum berlangsung.

Salah satu peran kunci Polwan adalah menjadi Mitra Kerja korban dalam penyidikan. Polwan sering menjadi penyidik tunggal atau ketua tim dalam kasus kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan penelantaran anak. Keberadaan Polwan sebagai penyidik meningkatkan kepercayaan korban untuk memberikan keterangan secara terbuka dan jujur.

Selain fungsi penyidikan, Polwan PPA juga bertindak sebagai Mitra Kerja lintas sektoral. Mereka berkoordinasi erat dengan lembaga perlindungan anak, pekerja sosial, psikolog, dan Komnas Perempuan. Sinergi ini memastikan bahwa korban tidak hanya mendapatkan penegakan hukum, tetapi juga pemulihan psikologis dan perlindungan rumah aman.

Polwan PPA juga bertanggung jawab atas layanan pendampingan dan konseling. Mereka membantu korban melewati masa krisis dan memastikan hak-hak korban terpenuhi sepanjang proses peradilan pidana. Tugas ini menjadikan mereka Mitra Kerja emosional yang mendukung korban agar kuat menghadapi pelaku kejahatan.

Dalam konteks penegakan hukum, Polwan di Unit PPA secara konsisten mengedepankan prinsip keadilan restoratif, terutama pada kasus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Mereka berupaya mencari solusi terbaik yang mengutamakan kepentingan terbaik anak, bukan sekadar pemidanaan.

Dengan tugas operasional yang sangat krusial ini, Polwan membuktikan bahwa mereka adalah komponen vital dalam mewujudkan keadilan dan perlindungan bagi kelompok rentan. Peningkatan jumlah dan kapasitas Polwan di PPA adalah investasi nyata Polri dalam reformasi pelayanan publik dan penegakan hukum yang humanis.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org